Kunci Sukses Wawancara Kerja :7 Tips Membangun Hubungan dengan Pewawancara

Minggu, Mei 22, 2016
Keberhasilan Anda membangun hubungan dengan pewawancara sangatlah menentukan proses wawancara kerja. Tidak bisa dipungkiri bahwa unsur subyektifitas dalam proses wawancara kerja sangatlah tinggi. Suasana hati pewawancara terhadap Anda sangatlah menentukan hasil akhir wawancara kerja.

Anda harus bisa membuat pewawancara merasa nyaman berbicara dengan Anda selama proses wawancara kerja. Karena itu, upaya membangun hubungan ini harus Anda lakukan sejak awal bertemu. Kesan pertama yang dirasakan pewawancara terhadap Anda sangatlah penting.

Sebaliknya, kegagalan membangun hubungan baik dengan pewawancara akan membuat segala keunggulan dan potensi yang Anda miliki menjadi tidak berarti. Sehebat apapun keunggulan tidak akan akan dianggap oleh pewawancara bila tidak menyukai Anda. List panjang pengalaman akan sia-sia saat pewawancara merasakan kesan yang buruk bertemu dengan Anda.

Kemampuan membangun hubungan dengan pewawancara harus Anda kuasai dengan baik. Anda harus mempelajari, memahami, dan melatihnya.
Berikut tips untuk membangun hubungan dengan pewawancara saat wawancara kerja :


1.      Tenang dan relax sejak awal.
Sebelum melewati pintu ruangan wawancara kerja Anda harus sudah dalam kondisi tenang dan relax. Memang wajar dan manusiawi bila  Anda tegang dan nervous menghadapi wawancara kerja, tapi harus segera Anda atasi. Cara menurunkan ketegangan saat wawancara kerja sudah kami ulas di sini.
Emosi bisa menular melalui pancaran. Ketegangan Anda akan memancar dan dirasakan oleh pewawancara sehingga membuat dia/mereka juga merasa tidak nyaman. Sebaliknya, sikap dan kondisi tenang Anda akan membuat perasaan dia/mereka juga tenang dan nyaman.

2.    Menyapa dengan hangat
Senyum adalah suatu keharusan, dan senyumlah dengan hangat. Latihlah senyum Anda di depan cermin berkali-kali sebelum hari wawancara kerja. Pastikan senyum Anda adalah yang terbaik, tidak dipaksakan pun tidak terlalu berlebihan, dan sekali lagi Anda harus merasa nyaman dengan senyum itu.
Segera sapa pewawancara yang ada dalam ruangan begitu Anda berada dalam ruangan wawancara kerja. Pastikan mulut Anda berkata dengan artikulasi yang jelas, suara bisa didengar oleh semua orang dalam ruangan itu, edarkan pandangan kepada mata pewawancara. Menyapa dengan suara lirih tanpa menggerakkan bibir seutuhnya akan terkesan menggumam yang tidak tulus. Sapaan yang hangat adalah moment terbaik Anda untuk memberi kesan pertama yang baik kepada pewawancara. Selengkapnya tentang sikap saat masuk ruangan wawancara kerja bisa dibaca di sini.
Setting pikiran bahwa Anda sedang bertemu dengan orang-orang hebat dan baik yang siap membantu mensukseskan kehidupan karir masa depan. Ini sangat penting karena apapun yang Anda pikirkan itulah yang terpancar dan pewawancara rasakan.

3.     Menjabat tangan bila memungkinkan
Jabat tangan pewawancara dengan tegas tapi lembut, bila memungkinkan. Kontak fisik Anda dengan pewawancara akan membantu membangun hubungan emosi. Tapi Anda harus mengenali kondisi ruangan. Jangan memaksakan berjabat tangan bila tidak memungkinkan, karena akan membuat pewawancara merasa tidak nyaman.
Ada beberapa kondisi yang tidak memungkinkan berjabat tangan :
·        Anda dan pewawancara dipisahkan meja besar sehingga harus berjalan memutar untuk berjabat tangan.
·        Pewawancara sedang sibuk melakukan sesuatu saat Anda masuk ruangan
·        Pewawancara menolak berjabat tangan
Bila itu terjadi Anda bisa mengganti dengan gerakan salam yang lain seperti menangkupkan dua tangan di depan dada, atau agak menunduk hormat, atau menggabungkan keduanya. Persiapkan dan latih gerakan itu sebagai antisipasi sehingga ketika harus terjadi  Anda mampu melakukannya dengan sikap yang luwes.
Pertahankan senyum dan kontak mata saat berjabat tangan. Sebutkan nama Anda dengan tegas dan jelas saat berjabat tangan, dan pastikan pewawancara bisa mendengarnya. Biasanya pewawancara akan balas menyebutkan nama, bila itu terjadi pastikan Anda bisa menirukan menyebut nama dia /mereka.

4.    Mengetahui nama pewawancara
Anda bisa mengetahui nama pewawancara pada saat berjabat tangan, atau pewawancara mengenalkan diri sebelum memulai wawancara kerja. Tapi bila itu tidak terjadi Anda harus bertanya saat akan menjawab pertanyaan pertama. Anda juga bisa menanyakan nama-nama pewawancara kepada petugas perusahaan bagian penerimaan sebelum giliran masuk ke ruang wawancara kerja.
Pastikan Anda bisa menyebutkan nama mereka dengan benar. Bila Anda ragu sebutkan nama mereka sebagai konfirmasi, atau minta dengan sopan agar mereka mengulangnya tapi jangan lebih dari sekali.
Sepanjang wawancara kerja Anda harus sering menyebutkan nama pewawancara. Hal ini akan membangun hubungan personal antara Anda dengan dia/mereka.

5.     Menjaga kontak mata
Sangat penting menjaga kontak mata saat wawancara kerja.
Alasannya secara lengkap kami ulas di artikel : 5 Alasan Harus Menjaga Kontak Mata saat Wawancara Kerja.
Kontak mata adalah unsur terpenting untuk membangun hubungan dengan seseorang. Cara melakukan kontak mata yang tepat akan sangat mempengaruhi kualitas hubungan dengan pewawancara. tidak semua pandangan mata adalah termasuk kontak mata yang bermanfaat. Tentang pandangan mata yang salah bisa dibaca di : 3 Pandangan Mata yang Salah dalam Wawancara Kerja

6.    Antusias
Sikap Anda harus selalu semangat dan antusias saat wawancara kerja. Dengarkan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dengan seksama, fokus, dengan tatapan yang antusias. Sekali lagi, apa yang ada dalam pikiran Andalah yang terpancar dan pewawancara rasakan. Karena itu harus setting pikiran saat mendengarkan pertanyaan wawancara kerja bahwa Anda sedang mendengarkan sesuatu yang istimewa.
Begitu pula saat menjawab pertanyaan. Settinglah pikiran bahwa Anda sedang menawarkan sesuatu yang bermanfaat dan dibutuhkan perusahaan. Pastikan Anda berbicara dengan artikulasi yang jelas, Anda harus melakukan latihan sesering mungkin sebelum hari wawancara kerja (bisa baca artikel tentang latihan komunikasi di 5 Latihan Komunikasi untuk Persiapan Menghadapi Wawancara Kerja ).
Anda juga harus menunjukkan sikap antusias tertarik terhadap perusahaan. Karena itu sangat penting untuk mempelajari segala informasi tentang perusahaan sebelum hari wawancara kerja (tipsnya bisa dibaca di sini). Saat mendapat kesempatan bertanya, gunakan sebaik mungkin untuk bertanya tentang perusahaan sehingga lebih menguatkan kesan antusiasme Anda untuk bergabung dalam perusahaan.

7.     Bagi perhatian kepada pewawancara bila lebih dari satu
Anda harus mengedarkan pandangan/kontak mata ke seluruh pewawancara dalam ruangan. Saat salah satu mengajukan pertanyaan, Anda fokus kepadanya. Tapi saat menjawab pertanyaan, secara bergantian Anda bagikan perhatian ke seluruh pewawancara. Pandanglah mata para pewawancara secara bergantian dengan perlahan. Anda harus membangun hubungan dengan seluruh pewawancara, jangan ada yang terlewat, meskipun porsinya kemungkinan tidak bisa benar-benar merata.

Selain 7 hal di atas, penampilan Anda yang profesional juga sangat penting untuk membangun hubungan dengan pewawancara kerja. Penampilan luar juga sangat mempengaruhi kesan pertama. Penampilan yang terlalu atraktif akan membuat pewawancara lebih mengingat pakaian dan asesori dibanding keunggulan Anda, suatu hal yang konyol. Kesalahan setting pakaian dan asesori akan membuat pewawancara tidak nyaman berhadapan dengan Anda.  Selengkapnya bisa dibaca di 6 Hal Tentang Penampilan yang Mengesankan Profesionalitas saat Wawancara Kerja

Share this :

Previous
Next Post »
1 Komentar
avatar

Lucky Club Casino Site - Live - Lucky Club
Lucky Club casino site. How to register a new account at Lucky Club luckyclub.live Casino Site and get a 100% welcome bonus up to $1600 for new users.

Balas

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔