3 Hal Penting tentang Diri Anda saat Melamar Pekerjaan

Senin, Februari 10, 2014
Pada artikel sebelumya sudah dibahas bahwa Anda adalah produk. Dalam menghadapi wawancara kerja Anda harus mampu membawa dan menjual produk tersebut sebaik mungkin, membuat pejabat pewawancara yakin bahwa produk Anda adalah yang paling tepat untuk perusahaan mereka.

Tahukah Anda bahwa ternyata Anda memiliki banyak produk? Minimal Anda memiliki lebih dari satu produk karena faktanya setiap orang punya lebih dari satu keahlian, punya lebih dari satu jenis keterampilan, dan banyak pengalaman. Semua keahlian, keterampilan dan pengalaman Anda bisa dikelompokkan menjadi beberapa jenis produk Anda. Tapi Anda harus bijak dan teliti dalam menjual produk-produk itu dalam melamar atau wawancara kerja.

Adat  tiga hal yang harus Anda perhatikan saat menawarkan produk Anda, ‘menjual diri’ saat melamar atau wawancara kerja :

1.      Focus to Customer NeededFokus pada lowongan pekerjaan yang tersedia.

Pelanggan Anda adalah perusahaan-perusahaan yang sedang mencari karyawan atau menyediakan lowongan pekerjaan. Anda mungkin memiliki banyak keterampilan hebat, pakar dalam beberapa hal, berpengalaman di berbagai bidang, tapi Anda harus fokus hanya pada satu bidang yang memang dibutuhkan oleh perusahaan. Semua hal tentang diri Anda, sebaik apa pun itu, yang tidak berhubungan dengan bidang pekerjaan yang disediakan perusahaan hanya akan mempersulit mereka menemukan bahwa Anda produk yang tepat bagi kebutuhan mereka. Pasti mengaburkan perspektif pejabat penyeleksi karyawan saat Anda mencantumkan keahlian Anda memasak dalam resume  untuk posisi manajer keuangan. Pejabat pewawancara akan kehilangan selera saat Anda menceritakan prestasi lomba renang sedangkan posisi yang Anda incar adalah bagian penjualan.

2.      Specific and Detail Product KnowledgeBenar-benar memahami sedetil-detilnya segala hal tentang diri Anda yang Anda tawarkan kepada perusahaan.

Khususnya saat akan menghadapi wawancara kerja Anda harus hapal di luar kepala tentang diri Anda sendiri, yang sudah atau belum Anda cantumkan dalam CV atau Resume surat lamaran. Sangat mengesankan negatif, meskipun sebenarnya wajar, bila Anda lupa tanggal saat-saat prestasi pencapaian Anda. Sesuatu kesalahan fatal bila Anda salah menyebut nama-nama yang Anda cantumkan dalam CV atau resume surat lamaran. Kesan kurangnya persiapan menghadapi wawancara kerja bisa disimpulkan sebagai sikap kurang professional.

3.      A Strong Believe in The Product Anda harus benar-benar yakin terhadap segala hal tentang diri Anda yang Anda tawarkan.

Anda harus yakin pada apa pun yang Anda tulis dalam CV maupun resume surat lamaran kerja. Banyak pelamar kerja menggunakan template orang lain tanpa berusaha memahami maksud kalimat yang tertulis. Mereka hanya mengganti data sesuai milik mereka tanpa mempelajari maknanya.

Anda harus yakin pada kemampuan dan keahlian yang Anda tawarkan. Keraguan Anda bisa dirasakan oleh pejabat pewawancara. Anda tidak mungkin bisa meyakinkan orang lain bila Anda sendiri tidak yakin pada diri sendiri.

Share this :

Previous
Next Post »
1 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔