Menyusun SOP Karyawan dengan Bantuan Software HRD

Rabu, Juli 18, 2018
software hrd

Standar Operasional Prosedur (SOP) merupakan salah satu ketentuan dasar yang mengatur karyawan dan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Setiap perusahaan pasti membutuhkan SOP. Tanpa adanya SOP, sistem sosial di dalam sebuah perusahaan tidak akan bisa berjalan dengan baik. Karena itu, perlu adanya SOP yang mengikat dan cukup kuat.

Menyusun SOP karyawan membutuhan konsentrasi dan pertimbangan matang. SOP ini nantinya akan menjadi dasar yang harus ditaati oleh semua orang di dalam perusahaan tersebut. Oleh sebab itu, penyusunan SOP tidak boleh main-main dan harus dipikirkan dengan seksama.

Pihak perusahaan bisa saja mengalami kesulitan dalam menyusun SOP karyawan. Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan bisa memanfaatkan Software HRD, salah satunya LinovHR, untuk membantu proses penyusunan SOP karyawan menjadi lebih efektif.

Data Posisi Karyawan dan Struktur Organisasi

Posisi dan peran setiap karyawan dalam struktur organisasi perusahaan tergantung pada kemampuan, beban kerja, dan latar belakang mereka masing-masing. Akan sangat sulit untuk mendata peran dan posisi karyawan satu persatu, apalagi jika perusahaan besar memiliki jumlah karyawan yang sangat banyak. Oleh sebab itu, pendataan bisa dengan memanfaatkan software HRD seperti LinovHR.
Mendata setiap karyawan dapat berguna dalam menyusun SOP ke depannya. SOP yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kewajiban masing-masing karyawan. Dengan mengetahui data setiap karyawan, tentunya perusahaan bisa membuat SOP yang adil dan bisa diterapkan oleh semua karyawan.

Menyusun Alur Kerja

Biasanya, penyusunan alur kerja dilakukan setelah perusahaan mendata karyawan dan mendata proses bisnis perusahaan. Alur kerja tersebut dimasukkan ke dalam SOP sekaligus sebagai informasi kepada seluruh karyawan terkait seperti apa sistematika pekerjaan di dalam perusahaan tempat mereka bekerja.

Software HRD dapat membantu dalam penyusunan alur kerja. Di dalam SOP, alur kerja akan dibuat dengan memasukkan nama setiap orang yang bertanggung jawab dalam suatu proyek. Pencatatan ini bisa dilakukan dengan bantuan software HRD agar lebih efisien dan menghemat waktu.

Sosialisasi SOP kepada Seluruh Karyawan

Setelah membentuk SOP, perusahaan perlu mensosailisasikan SOP ini agar setiap karyawan tahu dan tidak melakukan kesalahan dalam bekerja. Sosialisasi bisa dilakukan dengan mengumpulkan karyawan, menyebarkan informasi tentang SOP, atau membuat seminar dan penyuluhan terkait SOP perusahaan.

Semua hal itu bisa dilakukan dengan menggunakan software HRD. Software HRD menggunakan sistem yang canggih, yang memungkinkan perusahaan agar bisa selalu terkoneksi dengan karyawan secara cepat. Karyawan pun bisa mengakses sendiri data-data yang terkait kebutuhan mereka melalui software HRD, termasuk data tentang SOP perusahaan.

Baca Juga: 7 Langkah Membuat Standar Operasional Prosedur

Sosialisasi SOP juga berguna untuk melihat tanggapan para karyawan terhadap SOP tersebut dan bagaimana SOP tersebut mempengaruhi cara kerja mereka. Nantinya, apabila dipandang membawa dampak negatif, SOP dapat dievaluasi dan dirombak ulang. Pembaruan SOP akan kembali disosialisasikan kepada karyawan perusahaan setelah pembaruan.

Share this :

Latest
Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔